AKSI DAMAI CADS Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya dalam PERINGATAN HARI TANI NASIONAL ke 54


Buruh tani mahasiswa rakyat miskin kota, bersatu padu rebut demokrasi
Gegap gempita dalam satu suara, demi tugas suci yang mulia

Hari hari esok adalah milik kita, terciptanya masyarakat sejahtera
Terbentuknya tatanan masyarakat, Indonesia baru tanpa orba

Marilah kawan mari kita kabarkan, di tangan kita tergenggam arah bangsa
Marilah kawan mari kita nyanyikan, sebuah lagu tentang pembebasan
Di bawah kuasa tirani, kususuri garis jalan ini
Berjuta kali turun aksi, bagiku satu langkah pasti
Berjuta kali turun aksi, bagiku satu langkah pasti, bagiku satu langkah pasti

 

24 September 2014, keluarga tani CADS (Center for Agriculture Development Studies) FP UB mengadakan aksi damai peringatan Hari Tani Nasional. Aksi dilakukan mulai dari Fakultas Pertanian menuju perempatan jalan veteran depan kampus Universitas Brawijaya. Agenda orasi ini disertai dengan pembagian bunga mawar dan buah pisang.Tidak hanya sekedar berjalan tapi juga berteriak jargon dan menyanyikan lagu Dara Juang, Buruh Tani, serta Totalitas Perjuangan. Aksi orasi ini mengusung tema “Pertanian Makmur Rakyat Sejahtera”dengan orator Yusuf Mahardika dan Yolanda Retno.

Dalam AKSI ini menyulut pelbagai macam tanggapan dari pengguna jalan beberapa dari mereka menanyakan mengapa kita membagi-bagikan pisang, ada yang tak tahu dan masa bodoh dengan tanggal penting nasional pada 24 September, bahkan segerombol siswa dan siswi sempat menanyakan kami melakukam aksi untuk apa, sedikit miris dengan apa yang kami dengar dari mereka, anak-anak bangsa Indonesia sendiri bahkan tak tau tentang hari penting untuk dunia pertanian yang mana negara kita terkenal sebagai negara agraris, namun tak sedikit yang bersimpati dengan peringatan “Hari Tani” kali ini. Bahkan salah seorang pengguna jalan yang mengendarai mobil bercerita bahwa beliau tergolong seorang simpatisan petani, beliau merespon AKSI yang kami lakukan dengan cukup baik, beliau memberi kartu nama dan berpesan bila sewaktu – waktu jika diadakan event penting tentang pertanian beliau meminta untuk diundang.

Sebuah kalimat yang pas untuk menggambarkan sebuah perjuangan para petani adalah “Panjang umur para petani dan perjuangannya adalah PAHLAWAN bangsa yang sebenarnya”, terima kasih petaniku, pahlawanku.

Bangsa yang hebat adalah bangsa yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya SENDIRI, Tapi jangan biarkan petani kita berjuang seorang diri, Sengasara petani sengsara kita, gagal petani adalah kegagalan kita, hormatilah hasil buah tangan suci dari para petani”. Kata-kata yang juga membuat hati dan pikiran berpikir lebih untuk membangun pertanian adalah dari seorang proklamator bangasa Bung Hatta ” Lebih baik kita makan singkong dan ubi tapi merdeka, dari pada kita makan gandum dan roti tapi kita tertindas oleh negara lain”.

Kami Laskar CADS Fakultas Pertanian bangga menjadi bagian dari keluarga pertanian

Lit Volat Propiis…

 

Aksi dan Orasi
AKSI dan Orasi

 2 

Pembagian Buah Pisang dan Bunga Mawar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>